White Shoes and the Couple Company
Efek Rumah Kaca
Astrolab
Auditorium Centre Culturel Francais (CCF Bandung)
Saturday, 31 Oktober 2009, 19.30-00.00
Coup de neuf merupakan sebuah media yang bertujuan memberikan peluang kepada pendatang baru dunia musik untuk dapat mengekspresikan diri baik dalam konteks bermusik maupun di atas pentas. Untuk tujuan tersebut Coup de Neuf menampilkan grup-grup yang sudah dikenal agar mereka dapat berbagi pengalaman serta gagasan-gagasan kepada mereka yang baru muncul.Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi pelaku musik dan merupakan tempat pertemuan bagi semua usia, tua maupun muda dalam keharmonisan.
Gw dapet kabar tentang gig yg amat sangat keren ini dari pacarnya sepupu gw, yaitu Fakhri Zakaria seorang pure people (fans fanatik Pure Saturday). Dia bilang "mas...ada acara bagus di Bandung tanggal 31,ada ERK juga lho.." mendengar itu gw langsung semangat mencari tahu tentang acara ini. Yang paling menarik dari acara ini adalah harga tiket masuknya yang murah (cuman 20ribu doang cuy...). Pada awalnya Pure Saturday juga akan manggung di acara ini tapi karena satu dan lain hal mereka mengundurkan diri, agak kecewa juga mendengar mereka tidak jadi manggung tapi untungnya masih ada Efek Rumah Kaca. Band ini yg sedang gw gandrungi sekarang (they totally blow my mind).
Banyak yang mengatakan kalau musik Indonesia, khususnya pop sedang mengalami stagnansi, Banyak bermunculan grup yang membuat musik-musik “tidak bertanggung jawab”. Kenapa band-band itu-itu saja yang mampu merajai papan atas musik Indonesia? Apa memang selera musik orang Indonesia yang sedang mengalami degradasi? Atau label mayor yang semakin tidak peduli dengan kualitas musik, selama itu pop, bertemakan cinta dan catchy maka pasti menjual? Entahlah, faktanya adalah label-label independen lebih mampu menelurkan band-band berkualitas dibanding label mayor.
Untungnya muncul band macam Efek Rumah Kaca, band pop asal Jakarta rilisan Pavilliun Record. Lirik dan topik yang diangkat di dalam lagu-lagunya sangat segar sehingga musiknya yang minimalis jadi terasa sangat berbobot. Jauh, gw garis bawahi lagi, JAUH, lebih berbobot ketimbang band-band yang saat ini sedang menjual ratusan ribuan kopi. Mendengar band ini membuat gw menghelakan nafas lega. Akhirnya. Kalau orang barat berkata, “there is a light at the end of the tunnel” (akan ada secercah cahaya di ujung lorong). Hehe...gw jadi ngoceh ga jelas gini.
Eniwei gw bakal nonton gig ini sama catri (tentunya) walopun dia bakal dateng dari Depok aga sore (mudah2an ga telat dateng kamu ya yang), Fakhri Zakaria (berangkat dari Bogor pagi2), Fajri Andari aka Anda (pagi2nya gw sama dia mw ngumpul sama anak2 KLASTIC di acara helar seni budaya) dan Ima Pasinringi (Pacarnya Anda). PS : Anda ulang tahun.
Nih tiket acaranya yg lumayan perjuangan juga gw belinya (hujan deres + sedikit banjir)

















